Thursday, September 21, 2017

Kepiting Lada Hitam



Assalamualaikum! Hai, lama nggak muncul bukan berarti saya nggak masak lho. Kebetulan lagi seneng mager aja, hehe. Tempo hari sibuk ngabisin stok daging kambing dan daging sapi dari perayaan Idul Adha. Alhamdulillah kenyang. Beberapa belum sempat diupdate karena takut bosen kalau saya posting daging lagi daging lagi. Jadi, kali ini saya mau posting resep olahan sea food aja, ya. 

  Saya mau masak kepiting. Ceritanya, nggak sengaja ketemu lima ekor kepiting hidup di warung sayur langganan. Tiap ketemu kepiting, bawaan saya gemes aja pengen nyulik eh pengen masak kepiting. Apalagi kepiting-kepiting ini dijual dengan cara diikat hidup-hidup dengan tali plastik. Saya paling sebal beli kepiting yang diikat dengan sabut kelapa. Penipuan! Kepitingnya nggak seberapa, malah bisa lebih berat ikatan sabut kelapanya. Sebel kan!

Sunday, September 3, 2017

Nasi Goreng Kambing


Assalamualaikum!

Masih dalam edisi Idul Adha, saya menulis resep olahan dari daging kambing. Spesial today, saya beneran ngebut ngerjain postingan ini demi bisa tayang pada hari yang sama. Meski pak pik pek riweuh pagi, masih sempet nyuri waktu sejenak buat edit foto dan ngetik di laptop. Niat banget, ya. Ini sengaja. Siapa tahu ada yang beneran lagi butuh ide buat masak daging kambing. Mumpung hari libur. Sempet kan, masak kambing hari ini.

Kemarin saya membuat sop iga kambing. Masih ada sisanya, daging iga saya ambil untuk dijadikan campuran nasi goreng. Yup, bikin nasi goreng! Apalagi ada lemak kambing yang dibawa Bapa dari mesjid kemarin. Katanya, lemak kambing enak buat campuran olahan daging kambing. Jika dibakar bersama sate, aroma daging kambing akan semakin nikmat.

Sop Iga Kambing



Assalamualaikum! 

Selamat Hari Raya Idul Adha!

Idul Adha tahun 2017 ini tidak sama seperti pada tahun sebelumnya karena jatuh pada hari Jumat. Bertepatan dengan waktunya shalat jumat untuk umat muslim. Keterbatasan waktu menjadi pertimbangan untuk menunda pemotongan hewan kurban pada hari berikutnya. Namun ada pula yang langsung memotong kurban pada hari yang sama, yaitu di mesjid atau di tempat pemotongan hewan kurban yang tidak memotong dalam jumlah banyak. Dengan langsung memotong hewan kurban yang sedikit, pekerjaan akan cepat selesai dan masyarakat bisa shalat jumat tepat waktu.

  Di tempat tinggal saya, pemotongan hewan kurban dilakukan pada hari Sabtu, sehari setelah Idul Adha. Jumlah hewan kurban yang mencapai puluhan dipotong bersamaan oleh warga setempat (termasuk Bapa). Daging kurban kemudian dibagikan kepada fakir miskin di sekitar komplek. Warga sendiri kebagian daging kurban karena jumlahnya yang banyak itu. Tahun ini, alhamdulillah kami sekeluarga ikut berkurban dengan bergabung bersama warga lainnya dengan menyumbang satu ekor sapi. Sapi nomor 4 pun disaksikan untuk disembelih kemarin.

Friday, August 18, 2017

Belajar Masak di Cooking Class Bersama So Good dan Sajian Sedap


Ikut cooking class alias kelas memasak? Kalau ikut kelas resmi, saya belum pernah. Sebelumnya, saya pernah nebeng belajar masak bareng teman-teman Asinan blogger buat ngintip cara membuat pempek palembang yang nikmat. Nah, kali ini saya berkesempatan mengikuti cooking class yang dikelola secara profesional oleh redaksi Sajian Sedap. Cooking class ini merupakan salah satu hadiah dari kompetisi kreasi So Good yang saya ikuti di Instagram.

  Berangkat dari Bogor dan baru naik commuter line pukul 8.15, saya ditemani Leyla Hana, rekan sesama blogger yang juga jadi pemenang. Perjalanan panjang membuat kami datang terlambat. Acara pembukaan dan perkenalan produk So Good oleh MC Mas Dolly, sambutan dari Ibu Ani Astuti selaku Marketing Manager So Good dan Ibu Intan Yusan selaku Editor in Chief Sajian Sedap tidak sempat kami saksikan. 

  Meski datang terlambat, saya dan Leyla belum ketinggalan banyak. Masih ada menu-menu lain yang belum dipraktekkan. Kami pun serius menyimak demo masak yang dilakukan oleh Ibu Semijati Purwadaria, dibantu oleh tim uji dapur Sajian Sedap, yaitu Mbak Qory, Mas Yodha, dan Mbak Resi. 

Wednesday, August 16, 2017

Lapis Kekinian Talubi, Oleh-oleh Khas Bogor Terbaru dari Bika Bogor Talubi



Sejak resmi menetap sebagai warga Kota Bogor, sampai sekarang saya masih terkagum-kagum dengan aneka kuliner khasnya yang terkenal nikmat. Jadi betah tinggal di Bogor kerena dikeliling makanan enak. Cara mendapatkannya juga mudah. Banyak pedagang makanan yang mangkal di pinggir jalan. Tinggal pilih, mau makan apa. Semuanya enak dan menggugah selera.

Keragaman kuliner khas Bogor sudah lama menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Bogor tapi tidak mencicipi dan membawa oleh-oleh khas kota ini. Nah, saya punya kabar gembira. Ada oleh-oleh baru di Bogor. Mau coba oleh-oleh khas Bogor yang kekinian? Cobain Lapis Kekinian Talubi, yuk!

Friday, August 11, 2017

Nasi Bakar Oncom


Pagi hari, tanggal 30 Juli 2017. Bangun dengan perasaan bahagia, seperti biasa, usai shalat subuh saya pasti menuju ke dapur. Hari itu adalah hari Minggu. Waktunya bersantai bareng keluarga. Saya bergegas menyiapkan sarapan. Biasanya saya suka bikin sesuatu yang beda. Buat variasi aja, biar nggak bosen. Plus, waktunya lebih santai karena nggak harus buru-buru mau berangkat sekolah dan suami pergi ke kantor.

   Hari itu adalah hari ulang tahun saya. Tidak istimewa memang. Cuma resmi berkurang jatah umur untuk hidup di dunia. Pengennya sih, bikin sesuatu sebagai perayaan kecil-kecilan. Apa daya, saya lagi mager banget mau belanja ke tukang sayur. Apalagi agenda hari ini adalah ke kondangan (yang artinya saya nggak perlu masak). Jadi cukup masak sarapan saja.

   Buka magicom, lho kok sisa nasi masih banyak. Bikin nasi goreng kayaknya bosen deh. Enaknya diolah jadi apa ya? Pikir punya pikir, kenapa nggak bikin nasi bakar aja. Terus, isinya apa? Kalau ada ayam goreng sisa, lumayan. Tinggal suwir-suwir untuk dioseng sebagai isian. Diisi ikan teri? Duh maaf, Bapa nggak suka makan teri. Bikin isian yang lain saja. Hmm... gimana kalau diisi oncom? Okeh, langsung nyamber sepeda untuk ke warung sayur belanja bahan yang diperlukan. Setelah semuanya komplit, yuk kita mulai masak nasi bakar oncom.

Thursday, August 10, 2017

Kesibukan Baru di Dapur Ngebut



Halo semua!

Sudah lama tidak update blog. Saat ini saya sedang disibukkan oleh rutinitas baru. Nggak jauh-jauh, maennya yaa teuteup di dapur. Mulai efektif sejak 3 boyz mulai sekolah di tahun ajaran baru. Apalagi ada dua anak yang masuk sekolah baru, yaitu Aa Dilhad yang masuk SMA dan Dd Irsyad yang masuk SD. Riweuh urusan masuk sekolah baru itu sudah pasti.

  Karena Aa Dilshad sekolahnya jauh, saya harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan sarapan juga bekal makan siangnya di sekolah. Sebelumnya, saya hanya menyiapkan bekal jelang jam makan siang untuk Kk Rasyad. Sedangkan bekal sarapan kadang Bapa menyiapkan sendiri karena istrinya ini kadang masih tepar di tempat tidur, hehe.