Tentang Saya


Halo!

Selamat datang di blog Dapur Ngebut.

Perkenalkan, nama saya Inna Riana. Lengkapnya Riana Wulandari. Menikah dengan Bapa Dadang (biasa disebut Bapa), dan menjadi ibu dari tiga anak laki-laki (3 boyz). Mereka adalah Aa Dilshad (lahir tahun 2002), Kk Rasyad (lahir tahun 2007), dan Dd Irsyad (lahir tahun 2010). 

Sejak menikah tahun 2002, saya mengikuti suami merantau ke berbagai daerah di Indonesia. Pernah tinggal di Banjarmasin, Solo, Denpasar, Palangkaraya, dan Makassar. Ketika merantau, saya senang mengamati kuliner setempat. Lalu sesekali mencoba membuatnya sendiri di dapur. Beberapa sudah pernah saya posting resepnya di blog ini. Resep lainnya, nanti menyusul ya. Saya sendiri suka lupa, pernah masak apa saja, hehe.

Pada tahun 2011, kami sekeluarga berhenti merantau. Saat ini kami menetap di kampung halaman Bapa, yaitu di Bogor. Karena tidak berpindah tempat tinggal lagi, saya dan suami membuka usaha toko obat (sekarang sudah tutup). Saya juga menyalurkan hobi ngecraft saya dengan membuka usaha aksesoris handmade bernama Inas Craft (sekarang lagi pingsan dulu jualannya). 

Blog Dapur Ngebut adalah blog ketiga saya. Awalnya, semua postingan tentang resep masakan ada di blog www.ceritaemakriweuh.blogspot.com. Saya putuskan untuk membuat blog khusus dengan memindahkan semua postingan masakan ke blog baru, yaitu blog Dapur Ngebut. Kemudian, blog yang semula beralamat www.dapurngebut.blogspot.com ini resmi berganti menjadi www.dapurngebut.com. Berbarengan dengan pergantian blog induknya yang menjadi www.innariana.com. Yes, saya berasa punya dua anak kembar blog. Keduanya tentu saja saya sayangi sepenuh hati.

Kenapa diberi nama Dapur Ngebut? Ini gara-gara kebiasaan saya yang sering ngebut di dapur. Kenapa ngebut? Karena saya maunya cepat beres! Selain masak, pekerjaan saya yang lain masih banyak (emak-emak tea). Eh tapi jangan salah lho, meskipun ngebut bukan berarti masakan saya nggak enak. Coba saja main ke rumah ^_^

Dapur ngebut banyak dipengaruhi oleh aktivitas saya sebagai emak riweuh. Emak Riweuh adalah nama blog saya yang banyak bercerita tentang keseharian saya sebagai seorang ibu. Emak riweuh dan dapur ngebut. Sesuatu yang tidak bisa dipisahkan, bukan?

Saya suka menulis di blog. Sejak mengenal blog, saya seolah menemukan dunia baru. Mendapat banyak ilmu dan teman baru lewat komunitas. Berkat blog, saya bisa menerbitkan buku antologi “Heart Ring. Ketika Hati Saling Memiliki” pada tahun 2014 bersama komunitas Warung Blogger. 

Buku antologi saya yang pertama

Pada tahun yang sama, saya terpilih menjadi Finalis 50 Besar Srikandi Blogger 2014. Berkat ajang ini, saya mendapatkan kesempatan berkunjung ke Kantor Google Indonesia di Jakarta. Meskipun tidak menang, saya senang bisa saling mengenal dengan para finalis yang sekarang sudah menjadi blogger ternama.



Prestasi ngeblog saya memang belum banyak. Sesekali saya ikut meramaikan giveaway dari teman-teman blogger. Ada yang menang dan ada yang kalah. Biasanya saya memang tidak menargetkan untuk menang. Tujuan ikut giveaway adalah untuk menjalin silaturahim dan turut meramaikan ajang tersebut. Selain ikut menulis, saya juga membantu dengan menjadi sponsor pada giveway beberapa teman bloger. Hadiah dari giveway yang pernah saya menangkan berupa merchandise, buku, baju, atau pulsa. 

Sedangkan untuk mengikuti lomba blog dan kontes, saya jarang berpartisipasi. Saya belum mahir membagi waktu. Lomba blog yang pernah saya menangkan: 
  • Juni 2018: Juara 1 Lomba Blog Slim & Fit. Mendapatkan uang tunai Rp. 2,5 juta rupiah dan paket Slim & Fit senilai Rp.500.000.
  • Juni 2018: Juara 1 Ramadhan 1439H Blogging Challenge. Mendapatkan uang tunai Rp.750.000.
  • Juni 2018: Pemenang Hiburan Skippy Peanut Butter Blog Competiton. Mendapatkan voucher MAP senilai Rp. 300.000. 
  • Januari 2018: Juara 2 writing competition Umami Food Marathon. Mendapatkan uang tunai Rp. 1.000.000.
  • Februari 2016: Juara kedua dari Morinaga Chil-Go! Writing Competition. Mendapatkan smartphone Samsung Galaxy Note 3.
  • Januari 2016  : Sistalisius blog competition. Mendapatkan hadiah pulsa sebesar 50 ribu
  • Oktober 2016 : Juara 3 A&W Jappanese Curry Premium Mixbowls Blogger Competition. Mendapatkan hadiah voucher A&W senilai Rp.500.000 dan marchandise.
  • Januari 2017 : 20 Peserta pertama Challenge Kreasi Bakmi Mewah dari Indonesian Food Blogger. Mendapatkan hadiah voucher Blibli.com sebesar 200 ribu rupiah.
  • Beberapa giveaway dari teman-teman blogger. Ada yang dapat merchandise atau pulsa.
Selain ngeblog, saya suka memotret dengan smartphone. Sesekali saya ikut serta dalam kontes foto di Instagram. Hasil fotonya memang belum sebaik foto-foto yang menggunakan kamera canggih. Mudah-mudahan suatu saat nanti saya bisa belajar fotografi dengan kamera yang bagus (aamiin). Kontes foto yang sempat saya menangkan: 
  • April 2018: Pemenang Fiva Food Photo Contest. Mendapat hadiah produk Fiva Food sebesar Rp.200.000.
  • April 2015: Juara dua kontes foto Smartphonegraphy (via Twitter). Mendapat hadiah menginap gratis di Hotel Padjadjaran Suite and Resort, serta voucher diskon Jungle, Jungle Land, dan Jungle Fest 
  • Maret 2016: salah satu dari tiga pemenang kontes foto dari Mariza Foods (via Instagram). Mendapat hadiah satu set alat masak merk Maxim dan produk Mariza foods. 
  • Beberapa kontes foto di Facebook, Instagram, dan pelatihan fotografi yang berhadiah merchandise.
Oia, blog Dapur Ngebut mendapatkan penghargaan dari Indonesian Food Blogger. Yaitu Blogpost of The Month: January 2016 pada postingan Nasi Bakar Isi Ayam. Saya mendapatkan beberapa buah voucher diskon untuk pemesanan kamar hotel. Sayang, voucher tidak terpakai karena suatu halangan.

Blogpost of The Month: January 2016

Saya mencoba pengalaman baru dengan mengikuti kontes memasak yang diseleksi dari kontes foto di Instagram pada bulan Juni 2017. Terpilih sebagai 10 finalis, saya menjadi juara 7 Kontes Masak Alfamart Royal VKB. Mendapatkan sebuah alat masak Royal VKB dan hadiah voucher belanja di Alfamart sebesar 3,5 juta rupiah.

Foto bareng Chef Yuda sebagai juri
Pengalaman berikutnya berkat ngeblog adalah menjadi content writer. Saya menjadi content writer sebuah aplikasi resep masakan bernama Dapur Ibu. Sayang, aplikasi itu kurang berkembang dan kontrak saya sebagai content writer hanya berjalan selama tiga bulan. Meskipun sebentar, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga buat saya.


Aplikasi Dapur Ibu di Google Play Store

Sekian dulu perkenalan dari saya. 

Semoga postingan di ini dapat menginspirasi siapa saja yang membacanya. 

4 comments

  1. Halo mbak Inna :) Wah seneng banget waktu itu bisa bertemu wajah sama mbak yang selalu ngebut di dapur hehehe... keren deh dan salut buat mbak yang demen ngubek2 di dapur. Banyak banget juaranya.

    ReplyDelete
  2. Halo mba Inna salam kenal dr murid baru, seneng liat blog nya rapi dan resepnya buanyak,,, saya suka saya suka (^o^)

    ReplyDelete
  3. Mba Inna super cool, banyak resep enak di sini :-D

    ReplyDelete

Yuk, beri tanggapan dengan bahasa yang sopan dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih ^_^