Tuesday, November 21, 2017

Babat Cabe Hijau


Setiap kali saya melihat babat, ada rasa kabita sekaligus ngilu. Kabita alias kepengen makan itu babat, lalu ngilu bayangin efek sampingnya. Maklum, bayangin kolestrolnya dan inget rasa nyut-nyutan karena asam urat. Ahaha, faktor U banget ya. Tapi saya suka nekad aja makan jeroan dan apa aja yang mengundang rasa nyeri itu. Habis enak sih...

   Seperti yang terjadi di warung sayur tempo hari. Saya termangu menatap babat mentah yang dijajakan di atas meja. Maju mundur cantik mau ambi apa enggak ya. Sejurus rayuan sang empunya warung pun berhasil menggerakkan tangan saya untuk mengambil babat tersebut. Bungkus!

  Masak babat ini yang bikin males adalah membersihkannya. Melihat wujudnya yang seperti handuk berwarna hitam itu bisa bikin geli. Apalagi jika hitamnya pekat banget. Ada yang sebel sampai disikat sampai si babat 'trondol' dan berubah warna jadi putih. Kalau saya sih termasuk yang cuek aja makan babat yang masih berwarna hitam, haha. Yang penting sela-sela 'handuknya' sudah bersih dari kotoran yang menakutkan yaitu telur cacing (kalau ada). 

  Sebelum diolah, mari kita basmi eh bersihkan babat dulu. Berikut cara membersihkan babat:
  1. Ambil 1 sdm kapur sirih untuk 500 gr babat. Balurkan secara merata pada permukaan babat yang berwarna hitam. Diamkan selama 10 menit.
  2. Ambil air panas satu mangkok dan sikat gigi yang tidak terpakai. Celupkan sejenak babat ke dalam mangkok, lalu sikat kotorannya sampai bersih.
  3. Jika ingin babat berwarna putih bersih, sikat semua bagian kasarnya yang menyerupai handuk sampai menipis. Memang sih, babat jadi tidak bergerigi lagi jika disikat sampai putih.
  4. Jika ingin tetap mempertahankan warna hitam pada babat, cukup sikat bersih kotorannya saja.

  Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, saya lebih suka babat yang masih berwarna hitam. Jadi, saya hanya membersihkan kotoran yang ada disela-sela serabutnya saja. Nah, babat sudah dicuci bersih, mari mulai masak!

Bahan babat cabe ijo

Bahan:

  • 500 gr babat sapi
  • 6 buah bawang putih ukuran kecil
  • 7 buah bawang merah
  • 2 buah tomat hijau
  • 3 buah cabe hijau besar
  • garam secukupnya
  • merica secukupnya
  • penyedap rasa secukupnya (optioal)
  • minyak untuk menumis
  • air matang secukupnya

Cara membuat:

  1. Menghilangkan bau amis babat dengan merebusnya sebanyak dua kali. Pertama, didihkan air di dalam panci. Masukkan babat, rebus selama 1 menit. Angkat, buang airnya. Kedua, didihkan air dan masak babat sampai empuk (selama 1 jam lebih). Bisa juga menggunakan panci presto selama 20 menit.
  2. Angkat babat yang sudah matang dan empuk. Potong-potong berbentuk kotak. Agar tangan tidak kepanasan saat memotong babat yang baru diangkat dari panci, gunakan garpu pada tangan kiri dan pisau di tangan kanan. Sisihkan babat untuk ditumis.
  3. Panaskan wajan, tuang minyak goreng. Tumis bawang putih, bawang merah, dan cabe hijau sampai layu dan harum. 
  4. Masukkan babat, aduk rata. Tambahkan air matang, garam, dan merica. Masak  semua bahan sampai kuah menyusut. Koreksi rasanya.
  5. Babat cabai hijau siap disajikan sebagai teman makan nasi.


  Babat cabe hijau sudah jadi! Selamat membabat eh menikmati babat yaa...

Kalau ada apa-apa habis makan ini, salahkan babat ya!


No comments:

Post a Comment

Yuk, beri tanggapan dengan bahasa yang sopan dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih ^_^