Tuesday, December 22, 2015

Tumis Tahu Yun Yi




Libur telah tiba! Libur sekolah seperti sekarang, anak-anak sudah pasti ada di rumah sepanjang hari. Mereka suka ngemil. Kadang saya buatkan puding atau pempek. Berhubung waktu saya terbatas, saya harus memasak hidangan utama yang nggak riweuh jika sedang membuat cemilan dalam waktu yang bersamaan. 

   Saya masak yang super duper gampang. Menu di rumah saya biasanya memang yang gampang dibuat, hehe. Termasuk hidangan dari bahan dasar tahu berikut ini: tumis tahu Yun Yi. Tahu yang saya pilih adalah tahu merk Yun Yi. Waktu saya masih SD, untuk mendapatkan tahu ini harus berjuang dulu ke tempat produksinya di Bandung. Saya pernah masuk ke dalam gang untuk melihat langsung proses pembuatan tahu. Seru juga lho! 


Tahu Yun Yi putih
   Nah, sekarang tahu Yun Yi sudah banyak dijual bebas di supermarket bahkan pedagang  tahu keliling. Nggak perlu repot pergi jauh-jauh ke Bandung. Tinggal megat mamang tahu di depan rumah setiap hari Selasa dan Jumat. Kalau sudah langganan seperti saya, mamang tahu akan berhenti sendiri lalu berteriak di depan rumah menawarkan dagangannya, "Tahu tahu... tahu Yun Yiiii !!!"  

   Setelah merantau, saya baru sadar kalau tahu Yun Yi ini rasanya mirip seperti tahu lombok kesukaan saya. Waktu masih tinggal di Bali, saya sering membeli tahu lombok. Tahu alami tanpa bahan pengawet yang dijajakan dengan sepeda ini rasanya sangat nikmat. Bahkan ketika pulang kampung, saya membawakan tahu lombok sebagai oleh-oleh.

   Jujur, saya sudah lupa rasa tahu Yun Yi yang dicicipi waktu kecil dulu. Pastinya rasa itu tidak berubah setelah sekian lama. Tetap enak. Beruntung sekarang tahu Yun Yi sudah ada di mana-mana dan bisa dinikmati kapan saja.

   Tahu Yun Yi ada dua warna. Warna putih dan kuning dari pewarna kunyit. Tahu dikemas dalam kantung kedap udara. Tanggal kadaluarsa juga dicantumkan. Tahu bisa disimpan untuk dimasak pada hari berikutnya. Jangan lupa, masak sebelum tanggal kadaluarsa berakhir dan tahu disimpan di lemari es.

   Biasanya tahu dimasak dengan cara digoreng. Tahu digoreng garing, lalu dimakan dengan cabe rawit. Hmm, sedap! Tapi, bosan ah digoreng melulu. Kali ini saya ingin memasak tahu dengan cara ditumis. Simak bahan dan cara membuatnya berikut ini...


Bahan: 
  • 1 bungkus tahu Yun Yi
  • 3 butir bawang putih, potong kecil
  • 1 butir bawang bombay, iris memanjang
  • 6 buah otak-otak, iris melintang
  • 7 butir telor puyuh matang
  • 2 sdm kecap manis
  • garam secukupnya
  • merica secukupnya
  • minyak goreng untuk menumis

 Cara membuat:

  1. Goreng tahu hingga agak kering supaya saat ditumis nanti tidak mudah hancur. Angkat. Sisihkan.
  2. Panaskan minyak goreng. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  3. Masukkan otak-otak. Masak sebentar. Tambahkan tahu dan telor puyuh. Aduk rata.
  4. Bubuhkan kecap manis, merica, dan garam. Tambahkan sedikit air matang. Masak hingga semua bahan matang dan bumbu meresap. Koreksi rasanya.
  5. Tumis tahu Yun Yi siap disajikan. 
Tumis tahu Yun Yi
  Oia, jika ingin tumis tahu dengan rasa pedas, tambahkan irisan cabe merah atau cabe rawit. Saya sengaja tidak menggunakan cabe karena anak-anak belum bisa makan yang pedas. Tambahan lainnya seperti bakso, udang, ayam juga bisa menambah semarak tumis tahu.  

   Selamat mencoba ^_^

21 comments:

  1. Pas banget mb ina, aku kg nyetok telur puyuh

    ReplyDelete
  2. Bih.. Enaaaak ^^, di Kediri belum ada tahu Yun Yi nih mbak

    ReplyDelete
  3. Gampang ih resepnya... tp ada ga ya tahu yunyi di semarang. Digangi tahu sutra oke ga mak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke mak. pake tahu apa aja bisa kok :)

      Delete
  4. Sederhana ya. Praktikin ah. Aku penggemar tahu yunyi ini

    ReplyDelete
  5. Asiik... aku suka tumisan dan oseng2, Mak

    ReplyDelete
  6. aku juga suka tahu yun yi, emang enak sih, cuma agak mahal ya.
    tp kyknya klo tahunya diiris kecil2 lbj enak yah

    ReplyDelete
  7. ya mbak, tampilannya pucet, coba dikasih garnis biar kinclong

    ReplyDelete
  8. ya mbak, tampilannya pucet, coba dikasih garnis biar kinclong

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih untuk masukannya, mbak puput :)

      Delete
  9. Aku nyodorin piring aja deh mak.. boleh yah hehehee

    ReplyDelete

Yuk, beri tanggapan dengan bahasa yang sopan dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih ^_^