Saturday, July 18, 2015

Rendang


Masih dalam suasana hari raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin, ya. Gimana lebaran kemarin? Pasti seru ya, berkumpul dengan sanak saudara tercinta. Banyak makanan lezat yang tersaji. Rendang adalah salah satu hidangan wajib saat lebaran selain ketupat dan opor ayam. 

 Tempo hari, saya memasak rendang sendiri. Dulu, mendengar kata rendang saja saya sudah malas membayangkan proses memasaknya. Lama! Tapi yah itulah namanya perjuangan. Sesuatu yang dikerjakan dengan susah payah akan menuai hasil yang sempurna. Capek-capek memasak rendang, hasilnya... luar biasoo! 


  Susah nggak sih, masak rendang? Dibilang susah atau gampang ya tergantung orangnya. Kalau yang sudah biasa memasak rendang seperti uda di warung makan padang, pasti bisa masak rendang sambil merem ya, hehe. Kalau buat saya sih, yah nikmati saja proses bikin rendang tersebut. Kepuasan batin benar-benar terasa saat rendang matang oleh tangan sendiri. Selanjutnya, kita simak bahan dan cara membuat rendang, yuk!

Bahan membuat rendang
Bahan:
  • daging sapi 1,5 kg, potong sesuai selera
  • santan dari 3 butir kelapa parut
  • 5 cm lengkuas, geprek
  • 4 batang sereh, geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 batang daun kunyit
  • minyak untuk menumis
  • garam secukupnya
Bumbu halus:
  • 10 butir bawang putih
  • 15 butir bawang merah
  • 250 gr cabe merah besar
  • 3 cm kunyit
  • 5 butir kemiri
Cara membuat:
  1. Tuangkan minyak di wajan. Tumis hingga matang dan harum bumbu halus bersama dengan lengkuas, sereh, daun salam, dan daun jeruk. Dalam resep ini, saya tidak mendapatkan daun kunyit.
  2. Masukkan daging. Aduk rata bersama bumbu hingga daging berubah warna.
  3. Masukkan santan ke dalam wajan. Aduk hingga rata. Kecilkan api.
  4. Masak rendang hingga kuah menyusut. Pada awal proses memasak, saat kuah santan masih banyak, aduk sesekali saja. 
  5. Jika kuah mulai menyusut, jangan tinggalkan rendang sendirian. Nanti kangen. Eh...nanti gosong! Aduk-aduk terus rendang hingga kuah mengering. Tingkat kekeringan (aneh bahasanya) rendang sesuai selera.
   Memasak rendang perlu kesabaran. Proses panjang dan tingkat kesulitan membuat masakan ini sungguh sepadan dengan rasanya. Luar biasa nikmat!   

2 comments:

  1. Makanan Padang kesukaan saya nih Mba. Biasanya Mama saya yang buat (minus cabe supaya si opa dan cucu bisa ikut makan). Kalau perlu kesabaran bener banget. Saya pernah kebagian disuruh mengaduk saja sudah tidak sabar hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iyah, ngaduknya itu emang bikin pegel juga :D

      Delete

Yuk, beri tanggapan dengan bahasa yang sopan dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih ^_^