Pisang Bakar Matcha

 

Assalamualaikum!

Alhamdulillah puasa sudah memasuki hari ke 20. Gimana aktivitas memasak kedua kalinya di masa pandemi sekaligus puasa ini? Sama aja yaa kayak pas nggak pandemi. Sama-sama sibuk.

Pertama kalinya pada puasa kali ini, saya nyetok cukup banyak bahan makanan di kulkas. Perdana punya kulkas baru dengan kapasitas lebih besar selama berumah tangga. Jadi gemes pengen ngisi penuh kulkasnya.

Tapi saya nggak nyetok banyak frozen food bermerk. Yang ada malah bikin frozen food ala ala olangan. Misalnya habis bikin pizza, separuhnya ditaruh di freezer. Begitu juga dengan lauk lainnya. Ada pepes ikan, pepes tahu, garang asem, tempe bacem perkedel jagung, ayam pop. Juga sisa makanan untuk diolah lagi seperti sosis bakar, daging sop, kornet. Yah begitulah.

Kenapa nggak beli frozen food yang sudah jadi saja? Anu, saya agak kapok. Beberapa kali kecewa dengan rasa dan kualitasnya. Kayaknya lebih enak bikinan sendiri deh (heuu sombong). Padahal saya nggak bakat kalau disuruh jualan frozen food. Maunya masak buat keluarga sendiri saja. Nggak tahu deh nanti kalau punya bala bantuan, pasti lain ceritanya.

Ngomongin bikin makanan yang praktis. Kali ini saya mau share menu gampang buat takjil atau cemilan iseng di rumah. Yaitu pisang bakar matcha. Terinspirasi dari menu serupa di tempat makan kekinian. Setelah dicicipi, saya dapat ide untuk bikin di rumah pakai bubuk minuman sachet rasa matcha. 

Yuk cobain bikin juga!

Pisang Bakar Matcha

Bahan:

  • pisang (jenis bebas, saya pakai pisang uli)
  • matcha bubuk sachet
  • susu kental manis
  • margarin untuk menumis

Cara membuat:

  1. Panaskan margarin di teflon datar. 
  2. Bakar pisang sampai matang di kedua sisinya, angkat.
  3. Taruh pisang di piring saji.

  4. Taburi dengan matcha bubuk. 

  5. Tutup dengan susu kental manis putih.
  6. Sajikan untuk buka puasa.

Pisang bakar matcha selain cocok dijadikan takjil buka puasa, bisa juga jadi cemilan di hari biasa. Hmm nikmat!

Selamat mencoba ya!







No comments

Yuk, beri tanggapan dengan bahasa yang sopan dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih ^_^