Senangnya Bikin Kue Lebih Cepat dengan Mixer Turbo

dapur ngebut


Sudah lama saya mengidamkan punya mixer sendiri (tidak pinjam-pinjam lagi) dan mendalami aktivitas membuat kue yang aslinya susah-susah gampang. Terkadang sudah memakan waktu yang lama, tapi hasilnya tidak memuaskan. 

Kurang teliti mengadon, peralatan yang kurang oke dan banyak kendala lainnya terkadang membuat aktivitas membuat kue, terutama bolu-boluan menjadi agak mengurangi semangat. 

Padahal seru juga membayangkan saya bisa bikin aneka cemilan manis buat suami dan anak-anak kapan pun. Waktu masih merantau dulu, saya nggak bisa beli aneka peralatan untuk membuat kue. Maklum, kami masih sering berpindah tempat tinggal. Jadi nggak mungkin bawa banyak perabotan. 

Begitu menetap di Bogor, baru deh saya berani mencicil peratalan membuat kue. Pertama, beli oven tangkring alias otang untuk investasi. Sayang beribu sayang... belum sempat dipakai, otang baru saya jatuh dan kacanya pecah. Kedua, mau beli mixer tapi saya masih maju mundur syantik. Dengan kata lain, uangnya selalu terpakai untuk keperluan yang lain. Duh, kapan segera jadi ahli membuat kuenya? 

Alhamdulillah, awal bulan ini ada rejeki bisa punya mixer merk Turbo. Wah, dari namanya saja sudah kebayang kalau mixer ini pasti punya kelebihan bak turbo. Katanya meski merek ini belum lama hadir, yaitu 3 sekitar 3 tahun, tapi kualitasnya oke banget. 

Penasaran banget sambil menjajal Mixer Turbo baru untuk membuat kue, saya pinjam mixer milik tetangga. Saya mau uji coba kelebihan Mixer Turbo dibandingkan dengan merk lama tersebut. 

Resep yang diuji coba adalah brownies kukus. Saya membuat brownies kukus dua rasa. Yaitu rasa coklat dan stroberi. Menggunakan dua adonan, pas banget nih untuk dibuat bersamaan dengan dua mixer. 

dapur ngebut
Membuat dua adonan brownies dengan mixer Turbo dan mixer lama

Sesuai resep, bahan yang pertama diolah dengan mixer adalah: telur, gula pasir, dan emulsifier (SP). Ada dua adonan yang harus saya buat untuk nanti diberi dua rasa berbeda diakhir pengadonan. Tapi yang pertama tentu saja memixer bahan utama dulu. 

Sudah siap? Biar nggak lupa daratan eh lupa waktu, saya pasang timer dengan bantuan smartphone. Bahan yang saya sebutkan tadi dimasukkan pada kedua mixer. Lalu keduanya dinyalakan bersamaan dengan timer. 1 2 3... yak, mulai! 

Mixer dinyalakan dengan kecepatan yang sama. Setelah dua menit, hasilnya dapat dilihat pada foto berikut: 


Adonan pada Mixer Turbo


Adonan di mixer lama

Pada menit kedua, adonan di mixer Turbo sudah berubah warna dan mulai mengental. Sedangkan pada mixer lama, adonan masih encer dan berwarna pucat. 

Selanjutnya, kecepatan mixer ditambah menjadi nomor dua selama semenit. Ditingkatkan menjadi nomor 2 selama dua menit, lalu naik jadi nomor 2 selama lima menit. Lalu kecepatan nomor 3 selama 2 menit. Total setelah 10 menit, inilah penampakan adonan pada kedua mixer... 


Adonan pada Mixer Turbo setelah 10 menit


Adonan pada mixer lama setelah 10 menit


Tombol kecepatan pada mixer lama hanya sampai nomor 3. Sedangkan mixer Turbo punya 5 tingkat kecepatan! Ditambah bonus tombol boost untuk menaikkan kecepatan sesuai selera. Wow, turbo bener ya! 


3 tingkat kecepatan pada mixer lama
5 kecepatan pada Mixer Turbo

Tombol boost pada Mixer Turbo

Hasil akhir bisa dilihat pada lima menit berikutnya. Tes untuk mengetahui adonan sudah mengembang dan siap dipanggang (atau dikukus) adalah dengan mengambil sesendok adonan. Jika adonan jatuh perlahan dan seolah lengket, itu tandanya sudah jadi. 

Hasil akhir adukan di Mixer Turbo: adonan kental dan lengket, berwarna putih, dan mengembang. 


Adonan sudah jadi pada Mixer Turbo


Terus, adonan pada mixer lama bagaimana? Hasilnya: adonanya masih encer dan masih berwarna kuning! Ketika adonan Mixer Turbo sudah naik ke tahap pengukusan, adonan mixer lama masih berjuang menuju kekentalan yang haqiqi... 


Hasil adonan pada mixer lama

Hasil akhir bisa dilihat pada lima menit berikutnya. Tes untuk mengetahui adonan sudah mengembang dan siap dipanggang (atau dikukus) adalah dengan mengambil sesendok adonan. Jika adonan jatuh perlahan dan seolah lengket, itu tandanya sudah jadi. 

Ternyata, pakai Mixer Turbo lebih menghemat waktu. Kita bisa cepat selesai bikin kue dan mengerjakan pekerjaan rumah yang lain. Simak proses mengaduk adonan brownies dengan mixer Turbo dan mixer lama selengkapnya di video berikut: 




Nah, sudah lihat sendiri kan? Beda banget hasil adonan di mixer turbo dengan mixer lama. Hasil adonan di mixer lama belum sepenuhnya mengembang. Sedangkan dengan mixer Turbo, adonan kue sudah mengembang dengan cantiknya. 

Jadi, kenapa mixer Turbo menghasilkan adonan yang lebih sempurna? Mixer Turbo didukung dengan motor yang kuat dari 100% tembaga dan tidak mudah panas. Dilengkapi dengan 5 tingkat kecepatan dan 1 tombol boost. Makin cepat mengaduk, semakin cepat mengembang adonan yang kita buat. 

Mixer Turbo terbuat dari bahan 'Food Grade' yaitu material bahannya aman bagi kesehatan. Jadi material cadmium lead dan mercure yang biasanya terdapat pada bahan plastik maupun stainless pada Mixer Turbo sudah aman. 

Mixer Turbo dilengkapi aksesoris yaitu pengaduk bentuk balon (butter eazy), pengaduk bentuk spiral, dan spatula. Bagian dudukan mixernya kokoh dan terdapat mangkuk 3,5 liter yang mudah dibongkar pasang. 

Desain dan warna mixer Turbo cakep-cakep, lho. Saya pilih warna hijau supaya adem, hehe. Warna lain ada ungu dan merah. Tersedia pula pembelian untuk hand mixer dengan pilihan warna merah. 


Mixer Turbo hemat listrik dengan daya 300 watt saja. Memiliki garansi hingga 3 tahun dengan suku cadang asli. Servis cetre produk Turbo juga sudah ada di beberapa kota besar. 

Satu lagi nih kelebihan Mixer Turbo... yaitu harga bersahabat! Wah bener-bener jadi produk idaman keluarga! Merk Turbo dengan aneka produk peralatan rumah tangga selalu mengedepankan kualitas dan design menarik. 

Hei, keasyikan ngomongin mixer Turbo, nggak terasa brownies kukus saya sudah matang! Ini dia... selamat menikmati ^_^ 


Brownies kukus coklat


Brownies kukus stroberi

Kenapa ada dua? Karena saya tidak punya loyang kue, hihi. Ini saya pakai pinggan kaca tahan panas secara bergantian. Dalam resep seharusnya brownies kukus ada dua lapis. Mohon maaf, ya. Selanjutnya saya pasti akan beli loyang kue. 

Berikut adalah resep Brownies Kukus Coklat Stroberi yang saya kutip dari booklet salah satu tabloid khusus masakan (ditambah catatan dari saya): 

Resep Brownies Kukus Coklat Stroberi 


Bahan 1

Bahan I: 
3 butir telur 
75 gram gula pasir 
35 gram terigu protein sedang 
1/2 sendok teh SP 
20 gram coklat bubuk 
1/4 sendok teh baking powder 
50 gram margarin, lelehkan 
30 gram coklat masak pekat, lelehkan 

Bahan 2

Bahan II: 
2 butir telur 
40 gram gula pasir 
1/2 sendok SP 
40 gram tepung terigu protein sedang 
1/4 sendok teh baking powder 
30 gram margarin, lelehkan 
20 gram coklat masak putih, lelehkan 
1/2 sendok teh selai stroberi 
5 tetes pewarna merah muda 

Tambahan dari saya: keju parut untuk toping dan coklat chip untuk hiasan 

Cara membuat: 

Adonan I: 

  1. Kocok telur, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang. 
  2. Tambahkan tepung terigu, coklat bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. 
  3. Masukkan margarin leleh dan coklat masak pekat. Aduk perlahan. 
  4. Tuang di loyang 24 x 10 x 4 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti (saya pakai pinggan tahan panas). 
  5. Kukus 10 menit di atas api sedang. 
  6. Taburi meses coklat, kukus lagi 5 menit. 
Adonan II: 

  1. Kocok telur, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang. 
  2. Tambahkan tepung terigu, coklat bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. 
  3. Masukkan margarin leleh dan coklat putih leleh, selai stroberi, dan pewarna merah muda. Aduk perlahan. 
  4. Tuang di atas adonan I, kukus 15 menit sampai matang. 
Saya tidak membuat brownies kukus bertumpuk. Brownies coklat dan stroberi dibuat terpisah. Tapi misahnya tapi nggak jauh-jauh, kok. Khusus untuk brownies coklat, saya membagi adonan jadi dua bagian. Bagian pertama dikukus selama 15 menit, lalu diberi mesis. Setelah 5 menit, sisa adonan ditambahkan dan dimasak sampai matang selama 15 menit. Hasinya jadi seperti ini... 

Tekstur brownies yang lembut dan mengembang

Oia, adonan kedua yang saya aduk dengan mixer lama tetap saya teruskan. Penasaran, pengen tahu hasilnya seperti apa. Saat adonan pertama yaitu brownies coklat dengan Mixer Turbo tengah dikukus, adonan brownies stroberi masih dalam proses pengadukan dengan mixer lama. Setelah adonan kelihatan mengental, mixer saya matikan. 

Proses memasak brownies stroberi menanti pinggan tahan panas yang digunakan brownies coklat. Jadi, setelah brownies coklat matang, barulah adonan brownies stroberi dimasak. Sebelumnya, adonan saya aduk dulu sebentar. Hasilnya... brownies stroberi yang diaduk dengan mixer lama hasilnya tidak mengembang sebagus brownies coklat yang diaduk dengan Mixer Turbo. 

Brownies stroberi yang kurang mengembang 

Kelihatan kan... tekstur brownies coklat lebih lembut dan mengembang. Ini berkat Mixer Turbo yang sukses mengaduk-aduk perasaan eh mengaduk adonan kue dengan sempurna! Jrengg! Begitu matang, langsung dilahap anak-anak selagi hangat. Hmm, nikmat! 

Hati emak mana yang tidak bahagia melihat anak-anak bersemangat menyantap cemilan baru buatan sendiri. Ah, senangnya punya Mixer Turbo di rumah. Saya jadi bersemangat buat belajar bikin kue. Dan semangat ini pastinya bakal terus membara didukung oleh Mixer Turbo yang awet dan tahan lama. 



Keterangan lebih lengkap tentang Mixer Turbo: 
  • Website: www.turboindonesia.co.id 
  • Facebook Fanpage: 
  • Instagram: @turbo_id 
  • Twitter: @turbo_id 
  • Customer Care : 08001188726 

23 comments

  1. saya blm punya mixer mba, semoga nanti kesampaian

    ReplyDelete
  2. Mba, aku pas lagi nyari mikser yang aps buat bikin kue. KLiatan lebih praktis banget bikin ini dan ga ribet

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyes cucok banget pilih mixer turbo mba lid

      Delete
  3. Wow, lengkap sekali infonya mbak. Aku lagi pengen lengkapin alat2 dapur nih, biar masak terus dan enggak jajan di luar hehe. Mixer turbo ini harganya termasuk terjangkau ya, mana warnanya cakep-cakep pula hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cakep kaan... yuk dibawa pulang mixer turbonya :)

      Delete
  4. Aku juga masih nomaden mbaa jadi mau beli apa apa mikir huhu semoga segera punya domisili tetap hehe soalnya suka banget masak kue.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah2an bisa segera menetap biar bisa koleksi peralatan bikin kue ya mba, aamiin

      Delete
  5. Mba, aku baca postingan kamu di jam kritis sebelum makan siang. :( Trus bolunya keliatan enak banget haha. Aku pikir bikinnya ribet ya, ternyata beda mixer bisa beda jauh ya. Thanks rekomendasinya Mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. enak n beneran ga pake ribet mba :D
      masamaa mama duduu

      Delete
  6. Wah jadi membantu banget ya, Teh.
    Hasilnya menggiurkan jadi pengen..hehe

    Asik nih ulasannya, udah gitu lengkap ada videonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah iya, membantu banget pake turbo :)

      Delete
  7. ngebut bangeet yaa..mba jadinya?? asik kuenya jadi cepet mateng//

    ReplyDelete
  8. waaaah masuk wish list tahun depan aaaah :D

    ReplyDelete
  9. Wah lengkap banget mba infonya keren lah..kebetulan mixer aku rusak berencana beli lagi sih klo ada dananya..kyknya ini recommended banget ya..noted deh :(

    ReplyDelete
  10. waaahhh....aku seneng bikin kue mba..kmren cari2 mixer dan nemu mixer turbo ini akhirnya bli mixer ini kapasitas wadahnya limayan lebih besar jadi penasaran pengen cepet n nyoba mixernya...syang blum punya waktu luang buat bikin kue nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayuk dicoba. pasti ketagihan pengen bikin kue terus :)

      Delete
  11. Aku mau cobain ah resepnya, bolehkan ya mba. Pengen praktek. Itu TURBO mixernya cakep juga ya

    ReplyDelete

Yuk, beri tanggapan dengan bahasa yang sopan dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih ^_^