Sunday, September 3, 2017

Nasi Goreng Kambing


Assalamualaikum!

Masih dalam edisi Idul Adha, saya menulis resep olahan dari daging kambing. Spesial today, saya beneran ngebut ngerjain postingan ini demi bisa tayang pada hari yang sama. Meski pak pik pek riweuh pagi, masih sempet nyuri waktu sejenak buat edit foto dan ngetik di laptop. Niat banget, ya. Ini sengaja. Siapa tahu ada yang beneran lagi butuh ide buat masak daging kambing. Mumpung hari libur. Sempet kan, masak kambing hari ini.

Kemarin saya membuat sop iga kambing. Masih ada sisanya, daging iga saya ambil untuk dijadikan campuran nasi goreng. Yup, bikin nasi goreng! Apalagi ada lemak kambing yang dibawa Bapa dari mesjid kemarin. Katanya, lemak kambing enak buat campuran olahan daging kambing. Jika dibakar bersama sate, aroma daging kambing akan semakin nikmat.

Penasaran seperti apa penampakan lemak kambing, ada di foto berikut. Sengaja saya lipat dua bagian dan digantung menggunakan gantungan baju agar bisa kering. Lemak kambing bisa awet selama beberapa hari. Cara menggunakannya cukup diiris sesuai keperluan saja. Oia, ini sama sekali nggak berbau tajam lho! Bahkan tidak ada semut dan lalat yang menggerubunginya. Wow, saya pikir bakal amis. Ternyata tidak.

Lemak kambing
  Berhubung yang punya ide memasak nasi goreng kambing pakai lemak adalah Bapa Dadang suami saya, maka beliau lah yang memasak kali ini. Sesekali Bapa memang suka memasak di dapur, terutama bikin nasi goreng pagi-pagi kalau saya lagi tepar.  Jadi, mari kita simak bahan dan cara membuat nasi goreng kambing...

Bahan nasi goreng kambing
Bahan:
  • 1 mangkok nasi putih
  • 1 butir telur
  • 3 butir bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 1 buah cabe merah besar
  • 7 butir petai (optional)
  • lemak kambing sesuai selera
  • daging kambing matang (dari sisa sop), potong kotak
  • 1 sdt kecap manis
  • mergarin untuk menumis
  • garam secukupnya
  • sisa sambal pecel lele atau sambal botolan 
Daging dari iga pada sop kambing

  Jika tidak ada sisa daging kambing, bisa merebus daging kambing sampai empuk dengan bumbu rempah sesuai selera. Kemudian daging tersebut dipotong kotak kecil sebagai campuran nasi goreng. Sedangkan sisa sambal pecel lele adalah sambal dari pecel lele matang yang saya beli di warung tenda. Lumayan lho, sambal yang masih enak ini bisa jadi campuran nasi goreng. Jadilah nasi goreng pedas berkat sambal yang nikmat. Bisa diganti dengan sambal cabe botolan.

Sambal pecel lele
Cara membuat:

1) Kocok telur, tumis dengan margarin. Buat orak-arik. Sisihkan.
2) Tumis bawang merah dan bawang putih yang sudah ditumbuk halus dengan garam.
3) Masukkan cabe merah besar yang sudah diiris. Aduk rata. Tumis hingga harum.
4) Masukkan lemak kambing, aduk rata hingga lemak agak melelah.

Menumis lemak kambing
 5) Masukkan nasi putih, daging, dan orak-arik telur. Tuang kecap manis. Aduk rata. 


Chef Dadang sedang beraksi
 6) Campurkan sambal pecel lele atau sambal botol, aduk rata. Koreksi rasanya.


Yes, hampir matang!
 7) Angkat. Santap segera karena jika sudah dingin lemak kambing  jadi beku.

Nasi goreng kambing siap santap

Nah, this is it... nasi goreng kambing ala Chef Dadang. Enjoy!


4 comments:

  1. Bumbunya mirip nasi goreng jawa ya, Mbak

    ReplyDelete
  2. Wuih nasgornya pakai lemak kambing ya, jadi lebih gurih mungkin ya rasanya. Chef Dadang BTW jangan jadi chef blogger juga ya, udah banyak saingan, hahahah... Keren Pak Suami jago masak juga, Mba Inna.

    ReplyDelete
  3. aku belum pernah sih nyobain nasgor pake lemak kambing. hehe, penasaran kan jadinya.

    ReplyDelete

Yuk, beri tanggapan dengan bahasa yang sopan dan tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Terima kasih ^_^